Sabtu, 18 September 2021

Legenda Asal Seruan Danau Toba

Legenda Asal Usul Danau Toba | TradisiKita - Danau Toba yaitu sebuah danau tekto-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara , Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah Danau Toba, terdapat sebuah pulau vulkanik berjulukan Pulau Samosir.

Terbentuknya Danau Toba

Diperkirakan Danau Toba terbentuk dikala ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang kemudian dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa jumlah total material pada letusan sekitar 2.800 km3 -sekitar 2.000 km3 dari Ignimbrit yang mengalir di atas tanah, dan sekitar 800 km3 yang jatuh sebagai debu terutama ke barat. Aliran piroklastik dari letusan menghancurkan area seluas 20.000 km2, dengan dibungakan debu setebal 600 m dengan kawah utama.

Namun dibalik kemungkinan yang akan terjadi dan penelitian para sangat menguasai, ternyata ada juga legenda asal seruan danau toba yang menyebar dimasyarakat Indonesia. Legenda asal seruan danau Toba ini sengaja akan kami tiba kan untuk Sobat TradisiKita . Legenda ini merupakan dongeng rakyat pada zaman berlalu dan silam yang berkaitan dengan asal seruan danau Toba di Sumatera Utara

 Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara Legenda Asal Usul Danau Toba
Legenda Asal Usul Danau Toba

Legenda Asal Usul Danau Toba

Alkisah pada jaman berlalu dan silam kala hiduplan seorang cowok berjulukan Toba. Ia yaitu seorang yatim piatu. Sehari-hari ia bekerja di ladang. Sesekali ia mencari ikan di sungai yang berada tak jauh dari gubugnya. Ikan hasil tangkapannya biasanya dijadikan sebagai lauk dan sisanya dijual ke pasar.

Pada suatu hari Toba memancing sepulang berdasarkan Ladang. Ia sangat berharap mendapat ikan yg besar yang mampu segera dimasaknya buat dijadikan lauk. Terpenuhilah berharapnya itu. Tak berapa usang dia melemparkan pancingnya ke sungai, mata kailnya telah disambar ikan. Betapa gembiranya beliau knorma dan tabiat menarik tali pancingnya dan mendapati seujung ikan besar tersangkut pada mata pancingnya.

Sejenak toba memperhatikan ikan akbar yg berhasil dipancingnya itu.? Ikan yg aneh.? Gumannya. Seumur hidupnya belum pernah dilihatnya ikan mirip itu. Warna ikan itu kekuningan & sisik-sisiknya kuning keemasan. Terlihat berkilauan sisik-sisik itu knorma dan watak mengenai sinar matahari. Knorma dan watak Toba melepaskan mata kailnya berdasarkan lisan ikan tangkapannya, mendadak terjadi sebuah keajaiban. Ikan aneh bersisik kuning keemasan itu berubah menjadi sebagai seorang wanita yg cantik jelita wajahnya.

Toba terheran-heran mendapati keajaiban yang berlangsung di depan matanya itu. Ia hanya bangkit menggunakan bola mata membulat dan mulut melongo.

?Tuan.? Kata wanita jelmaan ikan indah itu.?Aku yaitu kutukan Dewa karena sudah melanggar embargo besarnya. Telah ditakdirkan kepadaku, bahwa aku akan berubah bentuk seperti makhluk apa saja yang memegang atau menyentuhku. Lantaran tuan sudah memegangku, maka akupun berubah sebagai manusia mirip Tuan ini.?

Toba memperkenalkan namanya. Begitu juga menggunakan wanita berwajah jelita itu.? Namaku, putri, tuan.?

Toba lantas menyebutkan pula keinginannya buat memperistri Putri karena ia tergoda kecantuikan si wanita jelmaan ikan itu.? Bersediakah engkau berumah tangga menggunakan ku?? Tanyanya setelah pembicaraan beberapa saat.

?Baiklak, aku bersedia, tuan, Selama tuan bersedia jua memenuhi satu kondisi yang kuajukan.? Jawab Putri

?Syarat apa yg engkau kehendaki? Sebutkan. Niscaya saya akan memenuhinya.?

?Permintaanku hanya satu, hendaklah tuan menutup kedap-rapat rahasiaku. Jangan sekali-kali tuan menjelaskan bila aku asal berdasarkan ikan. Jika tuan menyatakan kesedian tuan buat menjaga belakang layar ini, aku bersedia menjadi istri Tuan.?

?Baiklah.? Kata Toba.? Aku akan menutup rapat-rapat rahasimu ini. Rahasia ini hanya kita ketahui berdua saja.?

Toba dan Putri pun berumah tangga. Keduanya hayati rukun & berbahagia meski dalam kesederhanaan. Kebahagian mereka serasa kian nir terdapat yang kurang dengan kelahiran anak mereka. Seorang anak laki-laki . Samosir namanya.

Samosir tumbuh mejadi anak yang sehat. Tubuhnya kuat. Sayang beliau agak bengal serta pemalas. Keinginannya hanya tidur-tiduran saja. Ia seperti nir peduli atau ingin membantu kerepotan ayahnya yang sibuk bekerja pada ladang. Bahkan, untuk sekedar mengantar kuliner & minuman buat ayahnyapun, Samosir kerap menolak kalau diminta. Seandainya mau, beliau akan melakukannya menggunakan malas-malasan, dengan wajah bersungut-sungut. Bertambah-tambah malas kelakuannya jawaban ibunya terus memanjakannya. Apapun yg dimintanya akan diusahakan ibunya buat dipenuhi.

Samosir sangat berpengaruh nafsu makannya. Jatah kuliner sehari buat sekeluarganya sanggup dihabiskannya dalam sekali makan. Toba merasa wajib bekerja ludang kecepeh keras lagi untuk sanggup memenuhi keinginan makan anak laki-lakinya yangb luar biasa itu.

Pada suatu hari Samosir diminta ibunya buat mengantarkan makanan & minuman buat ayahnya. Samosir yang tengah bermalas-malasan tiruanla enggan buat menjalankan perintah ibunya itu. Namun, sehabis ibunya terus memaksa kesudahannya ia bersedia melakukannya meski menggunakan paras yg bersungut-sungut.

Samosir membawa kuliner & minuman itu menuju ke ladang. Ditengah bepergian, Samosir measa lapar. Dihentikannya langkah menuju kebun. Ia lantas memakan makanan yg seharusnya diperuntukan bagi ayahnya itu. Tidak dihabiskannya tiruana makanan itu melainkan disisakan sedikit. Dengan kuliner & minuman yang tersisa sedikit itu Samosir melanjutkan perjalanan menuju ladang. Setibanya di ladang, samosir memmemberikankan makanan dan minuman itu buat ayahnya.

Toba telah sangat merasa lapar lantaran bekerja keras semenjak pagi pribadi membuka bekal buat memakannya. Terperanjat beliau saat melihat makanan untuk nya tinggal sedikit.? Mengapa jatah kuliner & minumanku tinggal sedikit?? Tanyanya dengat raut wajah kesal.

Dengan paras polos seolah nir melaksanakan kesalahan, Samosir mentpendapat.? Tadi di jalan aku sangat lapar, Ayah. Oleh karena itu, jatah kuliner & minuman ayah itu sudah kumakan sebagian. Tapi, tidak tiruana kuhabiskan, bukan? Masih tersedia sedikit kuliner dan minuman buat Ayah.?

?Anak tidak tahu diuntung.? Maki toba pada anaknya. Kemarahan seknorma & watak meninggi. Serasa nir bisa lagi dia menahan dan bersabar, umpatannyapun seknorma dan tabiat itu meluncur.? Dasar anak keturunan ikan engkau ini.?

Samosir sangat terkejut mendengat umpatan ayahnya. Dia pribadi berlari ke tempat tinggal . Pada ketika bertemu ibunya, samosir langsung menceritakan umpatan dan cacian ayahnya yg menjelaskan dirinya yaitu keturunan ikan.

Mendengar pengaduan anaknya, bunda Samosir menjadi sangat bersedih. Tidak disangka jika suaminya melanggar sumpah buat nir menyebutkannya berasal dari ikan.

Samosir & ibunya saling berpoegangan. Dalam hitungan sekejap, keduanya menghilang. Keajaiban pun terjadi. Dibekas pijakan kaki Samosir dan ibunya menyembur air yang sangat deras. Dari pada tanah, air laksana disemburkan keluar seolah tiada henti. Semakin usang tidak semkin berkuran semburan air itu melainkan semakin akbar adanya. Dalam ketika cepat permukaan tanah itu pun tergenang. Permukaan air terus meninggi & tek berapa usang lalu lembah daerah tinggal Toba telah tergenang air. Terbentuklah kemudian sebuah danau yg sangat luas di wilayah itu.

Penduduk kemudian menamakan danau itu Danau Toba. Adapun pulau kecil yang berada ditengah-tengah danau toba itu diklaim Pulau Samosir buat mengingatkan pada dalam anak lelaki Toba.

Demikian Sobat Tradisi, Legenda Asal Usul Danau Toba yang mampu kami sampaikan. Bahwa menurut legenda dari seruan Danau Toba tadi, walaupun nir terdapat jaminan atas kebenaran legenda / dongeng warga mengenai berasal seruan danau Toba tersebut, namun barangkali kita mampu merogoh sebuah pesan yang tersirat. Diantaranya yaitu kita tidak boleh melanggar sumpah atau komitmen yang sudah kita ikrarkan baik didalam hati maupun secara mulut. Lantaran terdapat pepatah menyampaikan bahwa "Janji yaitu Hutang". Kurang ludang kecepeh demikian Hikmah Legenda Asal Usul Danau Toba, agar memberi manfaat.

Sumber Cerita : http://dongengceritarakyat.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar