12 Candi Peninggalan Majapahit Yang Masih Ada | TradisiKita - Kerajaan Majapahit, merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang pernah mengalami kejayaan dibumi pertiwi. Bukti - bukti yang menguatkan bahwa kerajaan Majapahit yakni kerajaan Hindu - Buddha yakni banyaknya peninggalan kerajaan Majapahit yang berbentuk candi.
Candi yakni kata dalam Bahasa Indonesia yg merujuk pada sebuah bangunan keagamaan loka ibadah peninggalan purbakala yg asal menurut peradaban Hindu dan Buddha. Tetapi demikian fungsi candi nir hanya menjadi loka diberibadah, fungsi candi lainnya yakni diantaranya :
- Tempat pengajaran agama
- Penyimpanan bubuk jenazah
- Tempat pemujaan atau tempat bersemayam dewa
- Petirtaan (pemandian)
- Gapura
Salah satu peninggalan kerajaan Majapahit yang masih ada hingga dikala ini Candi. Dan diberikut ini daftar12 Candi Peninggalan Majapahityang perlu kita ketahui :
1. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI SUKUH
Candi Peninggalan Majapahit yg dikenal dengan Candi Sukuh terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah. Candi Sukuh adalah candi Hindu alasannya adalah yakni ditemukan objek pujaan Lingga & Yoni yg merupakan objek pemujaan umat Hindu. Candi ini dianggap perdebatanal karena yakni bentuknya yg kurang lazim & alasannya yakni penggambaran alat-indera kelamin insan secara eksplisit pada beberapa figurnya
Candi Sukuh pertama kali ditemukan pada tahun 1815 sang residen Surakarta yaitu Johnson. Johnson saat itu ditugaskan sang Thomas Stanford Raffles buat mengumpulkan data-data buat bukunya ?The History of Java?.
Candi Sukuh telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia semenjak tahun 1995.
![]() |
| Candi Sukuh Candi peninggalan Majapahit ?Selanjutnya berlokasi pada kaki Gunung Lawu atau tepatnya di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang dikenal menggunakan nama Candi Ceto. |
Candi peninggalan Majapahit ?Selanjutnya berlokasi pada kaki Gunung Lawu atau tepatnya di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang dikenal menggunakan nama Candi Ceto.
Candi peninggalan Majapahit selanjutnya berlokasi di kaki Gunung Lawu atau tepatnya di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama Candi Ceto.
Cadi Cetho ini dipercaya dibangun pada kala 15 dimasa final kerajaan Majapahit. Laporan ilmiah pertama mengenai Candi Ceto dibentuk oleh van de Vlies pada tahun 1842. Berdasarkan keadaan kadab reruntuhan candi Ceto diteliti, diperkirakan candi ini berusia tidak terlalu berbeda dengan candi Sukuh yang cukup berdekatan lokasinya.
![]() |
| tiga. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI BRAHU |
Candi Pari adalah galat satucandi peninggalan Majapahit?Dalam masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini masih ada tabrakan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada pada Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. merupakan galat satucandi peninggalan Majapahit?Yang terletak di pada daerah situs arkeologi Trowulan, bekas bunda kota Majapahit. Secara manajemen candi ini berada di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, atau sekitar dua kilometer ke arah utara berdasarkan jalan raya Mojokerto?Jombang, Jawa Timur.
Candi Pari adalah galat satucandi peninggalan Majapahit?Dalam masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini masih ada tabrakan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada pada Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. merupakan salah satucandi peninggalan Majapahit yang terletak di dalam daerah situs arkeologi Trowulan, bekas ibu kota Majapahit. Secara manajemen candi ini berada di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, atau sekitar dua kilometer ke arah utara dari jalan raya Mojokerto�Jombang, Jawa Timur.
Candi Pari adalah galat satucandi peninggalan Majapahit?Dalam masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini masih ada tabrakan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada pada Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
![]() |
| Candi Pari adalah galat satucandi peninggalan Majapahit?Dalam masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini masih ada tabrakan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada pada Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. |
Candi Pari adalah galat satucandi peninggalan Majapahit?Dalam masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini masih ada tabrakan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada pada Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Candi Pari merupakan salah satucandi peninggalan Majapahit pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, lampau diatas gerbang candi Pari ini terdapat goresan pena 1293 saka atau 1371 Masehi. Letak candi Pari berada di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Candi Pari lima. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI JABUNG
![]() |
| Dalam buku Nagarakertagama Candi Jabung pada sebutkan dengan nama Bajrajinaparamitapura. Dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi sang Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Pada kitab Pararaton diklaim Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga id.Wikipedia.Org |
Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. adalah?Candi peninggalan Majapahit?Yg terletak di kompleks Trowulan, kurang lebih 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto, Jawa Timur. Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. yang tiruanla sudah terkubur dalam tanah ditemukan pulang dalam tahun 1914. Penggalian situs dilakukan dari laporan bupati Mojokerto, R.A.A. Kromojoyo Adinegoro, tentang ditemukannya miniatur candi pada sebuah pekuburan warga . Pemugaran secara menyeluruh dilakukan dalam tahun 1984 hingga dengan 1985.
| Nama ?Tikus? Hanya merupakan sebutan yang dipakai masyarakat setempat, alasannya adalah yakni kabarnya dalam ketika ditemukan, tempat candi tadi berada adalah sarang tikus. |
Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. merupakan candi peninggalan Majapahit yang terletak di kompleks Trowulan, sekitar 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto, Jawa Timur. Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. yang tiruanla telah terkubur dalam tanah ditemukan kembali pada tahun 1914. Penggalian situs dilakukan menurut laporan bupati Mojokerto, R.A.A. Kromojoyo Adinegoro, wacana ditemukannya miniatur candi di sebuah pekuburan rakyat. Pemugaran secara menyeluruh dilakukan pada tahun 1984 hingga dengan 1985.
Ukuran Candi Surawana tidak terlalu akbar, hanya 8 X 8 m2. Candi yg seluruhnya dibangun memakai kerikil andesit ini adalah candi Siwa. Saat ini seluruh tubuh dan atap candi sudah hancur tak bersisa. Hanya kaki candi setinggi sekitar 3 m yang masih tegak pada id.Wikipedia.Org
![]() |
| Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. |
Demikian Sobat Tradisi,12 candi peninggalan Majapahit?Menjadi penambah wawasan Sobat tiruana mengenai sejarah khususnya sejarah kerajaan Majapahit . Semoga berguna.
Candi Surawana (Surowono) yakni candi Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, sekitar 25 km arah timur maritim dari Kota Kediri. Candi Surawana mempunyai nama sesungguhnya yang disebut Wishnubhawanapura ini diperkirakan dibangun pada kala 14 untuk memuliakan Bhre Wengker, seorang raja dari Kerajaan Wengker yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan MajapahitCandi Wringin Branjang merupakan peninggalan Majapahit menggunakan bentuk sangat sederhana, dimana Candi ini nir memiliki kaki Candi, hanya mempunyai tubuh dan atap Candi. Sedangkan ukurannya mempunyai panjang 400 cm, lebar 300 centimeter, dan tinggi 500 centimeter, menggunakan lebar pintu masuk 100 cm dan tinggi 200 cm, ditambah lagi dibagian dindingnya nir masih ada relief menyerupai kebanyakan Candi, akan tetapi terdapat lubang jendela.
| Dengan bentuk Candi yang menyerupai itu, diperkirakan Candi Wringin Branjang ini dipergunakan menjadi loka buat menyimpan alat-indera upacara dan sejenisnya. |
Candi Wringin Branjang dalam kala ke-14 & yakni salah satu gapura akbar dan peninggalan masa keemasan kerajaan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi / gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan kudus buat memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalamNegarakertagama disebut "pulang ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (sekitar tahun 1328 M). Tetapi bergotong-royong sebelum wafatnya Jayanegara candi ini dipergunakan menjadi pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan & hingga kini di daerah Trowulan telah menjadi suatu kebudayaan bila melayat orang mati id.Wikipedia.OrgGapura Bajang Ratu yang juga dikenal menggunakan nama candi Bajang Ratu terletak di Desa Timon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Demikian Sobat Tradisi,12 candi peninggalan Majapahit?Menjadi penambah wawasan Sobat tiruana mengenai sejarah khususnya sejarah kerajaan Majapahit . Semoga berguna.
candi peninggalan kerajaan Majapahit
Candi Wringin Lawang - id.Wikipedia.OrgGapura Wringin Lawang yang berarti pula "Pintu Beringin" ini terbuat berdasarkan materi bata merah menggunakan luas dasar 13 x 11 meter dan tinggi 15,5 meter. Diperkirakan dibangun pada kala ke-14. Gerbang ini lazim diklaim bergaya candi bentar atau tipe gerbang terbelah. Gaya arsitektur menyerupai ini diduga muncul pada era Majapahit & sekarang banyak ditemukan dalam arsitektur Bali. Kebanyakan sejarawan setuju bahwa gapura ini yakni pintu masuk menuju kompleks bangunan krusial di ibu kota Majapahit.
![]() |
| 11. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI PLUMBANGAN |
Tampaknya bangunan antik candi plumbangan yg dipercaya menjadi salah satu peninggalan Majapahit ini belum sepenuhnya berhasil dipugar. Di sekeliling pelataran tertata batu-batu banyak sekali bentuk yg belum diketahui kegunaannya maupun letak & http://candi.Perpusnas.Go.Id
12. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI RIMBI
![]() |
| Candi Bajang Ratu | id.wikipedia.org |
Demikian Sobat Tradisi,12 candi peninggalan Majapahit?Menjadi penambah wawasan Sobat tiruana mengenai sejarah khususnya sejarah kerajaan Majapahit . Semoga berguna.
Gapura Wringin Lawang yakni sebuah gapura ataucandi peninggalan kerajaan Majapahit abad ke-14 yang berada di Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Bangunan ini terletak tak jauh ke selatan dari jalan utama di Jatipasar.![]() |
| Candi Wringin Lawang - id.wikipedia.org |
11. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI PLUMBANGAN
Candi Plumbangan terletak di Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Kesamben, Blitar, Jawa Timur. Letak candi Plumbangan agak jauh dari jalan raya Malang-Blitar, di tengah perumahan. Tidak banyak warta yang didapat mengenai bangunan kuno ini, kecuali bahwa pembangunannya dilakukan pada masa pemerintahan Kerajaan Majapahit.Tampaknya bangunan kuno candi plumbangan yang dipercaya sebagai salah satu peninggalan Majapahit ini belum sepenuhnya berhasil dipugar. Di sekeliling pelataran tertata batu-batu banyak sekali bentuk yang belum diketahui fungsinya maupun letak dan susunan aslinya.
| Candi Plumbangan | http://candi.perpusnas.go.id |
12. Candi Peninggalan Majapahit - CANDI RIMBI
Candi Rimbi merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Majapahit. Candi Rimbi terletak di kaki Gunung Anjasamoro, tepatnya di tepi jalan raya di sebelah tenggara Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur. Areal yang ditpeduli Candi Rimbi relatif sempit, dikelilingi oleh lahan pertanian penduduk.| Candi Rimbi - http://candi.perpusnas.go.id |
Demikian Sobat Tradisi,12 candi peninggalan Majapahit sebagai penambah wawasan Sobat tiruana mengenai sejarah khususnya sejarah kerajaan Majapahit . Semoga berkhasiat.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar