Kamis, 06 Mei 2021

Teknik Evaluasi Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Teknik Penilaian Keterampilan Kurikulum Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017
Gambar Teknik Penilaian Keterampilan Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

a. Penilaian Praktik

Penilaian praktik ialah evaluasi yang menuntut respon berupa keterampilan melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan tuntutan kompetensi. Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam evaluasi praktik ialah kualitas proses mengerjakan/melakukan suatu tugas.

Penilaian praktik bertujuan buat mampu menilai kemampuan siswa dalam mendemonstrasikan keterampilannya dalam mela? Kukan suatu aktivitas. Penilaian praktik lebih otentik daripada evaluasi paper and pencil alasannya artinya bentuk-bentuk tugasnya lebih mencerminkan kemampuan yg dibutuhkan pada praktik kehidupan sehari-hari.

Contoh evaluasi praktik merupakan membaca karya sastra, membaca? Kan pidato (reading aloud pada mata pelajaran bahasa Inggris), menggunakan peralatan laboratorium sesuai keperluan, memain? Kan indera musik, bermain bola, bermain tenis, berenang, menyanyi, menari, dan sebagainya.

B. Penilaian Produk

Penilaian produk ialah evaluasi terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan baik dari segi proses maupun hasil akhir. Penilaian produk dilakukan terhadap kualitas suatu produk yang dihasilkan.

Penilaian produk bertujuan buat (1) menilai keterampilan siswa pada membuat produk eksklusif sehubungan menggunakan pencapaian tujuan pembelajaran (2) menilai penguasaan keterampilan seba? Gai syarat buat mempelajari keterampilan berikutnya; dan (3) menilai kemampuan siswa pada bereksplorasi & mengem?Bangkan gagasan dalam mendesain dan memperlihatkan penemuan dan ciptaan

Contoh aktivitas untuk evaluasi produk antara lain menciptakan kerajinan, membuat karya sastra, membuat laporan percobaan, menciptakan tarian, menciptakan lukisan, mengaransemen musik, membuat naskah drama, dan sebagainya.

C. Penilaian Proyek

Penilaian proyek ialah suatu kegiatan untuk mengetahui ke­ mampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu instrumen proyek dalam periode/waktu tertentu. Penilaian proyek sanggup dilakukan untuk mengukur satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran. Penilaian proyek mencakup rangkaian kegiatan mulai dari peren­ canaan, pengumpulan data, pengorganisasian data, pengolahan dan penyajian data, serta pelaporan.

Penilaian proyek bertujuan buat mengembangkan & memo? Nitor keterampilan siswa pada merencanakan, melaksanakan perencanaan yg disusun & melaporkan output proyek. Dalam konteks ini siswa bisa memberikan pengalaman dan pengeta? Huan mereka ihwal suatu topik, memformulasikan pertanyaan dan memeriksa topik tadi melalui bacaan, wisata & wawancara. Untuk manilai laporan hasil proyek sanggup dilakukan menggunakan presentasi output melalui visual display atau laporan tertulis.

Contoh penilaian proyek ialah melaksanakan inspeksi terhadap jenis keanekaragaman hayati Indonesia, menciptakan kuliner & minuman dari butir segar, menciptakan video percakapan, mencipta rangkaian gerak senam berirama, & sebagainya.

D. Penilaian Portofolio

Portofolio ialah evaluasi berkelanjutan berdasarkan kumpulan informasi yang bersifat reflektif-integratif yang menawarkan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu.

Tujuan primer dilakukannya portofolio adalah buat menentukan hasil karya & proses bagaimana output karya tadi diperoleh menjadi salah satu bukti yg sanggup menunjukkan pencapaian berguru anak didik, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Selain berfungsi sebagai daerah penyimpanan hasil pekerjaan siswa, portofolio juga berfungsi buat mengetahui perkembangan kompetensi murid.

Terdapat beberapa tipe portofolio yaitu portofolio dokumentasi, portofolio proses, dan portofolio pameran. Pendidik sanggup memilih tipe portofolio sinkron dengan karakteristik kompetensi dasar &/atau konteks mata pelajaran.

Pada tamat suatu periode, hasil karya tersebut dikumpulkan & dinilai sang pendidik bersama siswa. Berdasarkan output penilaian tersebut, pendidik dan peserta didik bisa menilai perkembangan kemampuan siswa dan terus melaksanakan perbaikan. Dengan demikian portofolio sanggup memberitahuakn perkembangan kemajuan berguru peserta didik melalui karyanya.

Portofolio peserta didik disimpan dalam suatu folder & diberi lepas pembuatan sebagai akibatnya perkembangan kualitasnya bisa ditinjau menurut waktu ke ketika. Portofolio mampu dipakai menjadi keliru satu materi evaluasi. Hasil evaluasi portofolio beserta dengan penilaian lainnya dipertimbangkan buat pengisian rapor/ laporan evaluasi kompetensi peserta didik. Portofolio me? Rupakan bab dari penilaian autentik, yg secara pribadi sanggup merepresentasikan sikap, pengetahuan, & keterampilan siswa.

Penilaian portofolio dilakukan buat menilai karya-karya siswa secara sedikit-sedikit dan pada tamat suatu periode output karya tersebut dikumpulkan & dipilih bersama sang pengajar dan peserta didik. Karya-karya terbaik berdasarkan pendidik dan peserta didik disimpan dalam folder dokumen portofolio. Pendidik dan siswa harus mempunyai alasan yg sama mengapa karya-karya tadi disimpan pada pada dokumen portofolio. Setiap karya pada dokumen portofolio harus memiliki makna atau kegunaan bagi siswa, pendidik, dan orang bau tanah siswa. Selain itu, dibutuhkan komentar dan refleksi dari pendidik, dan orangtua peserta didik.

Karya siswa yang bisa disimpan menjadi dokumen portofolio diantaranya: karangan, puisi, gambar/lukisan,surat penghargaan/piagam, foto-foto prestasi, & sejenisnya. Doku?Men portofolio bisa menumbuhkan rasa akbar hati bagi siswa sehingga sanggup mendorong buat mencapai output berguru yg lebih baik. Pendidik mampu memanfaatkan portofolio untuk mendorong peserta didik mencapai sukses & menciptakan kebanggaan diri. Secara nir eksklusif, hal ini berdampak pada peningkatan upaya peserta didik buat mencapai tujuan indi?Vidualnya. Di samping itu pendidik merasa lebih mantap dalam mengambil keputusan evaluasi karena adalah didukung sang bukti-bukti autentik yg telah dicapai & dikumpulkan siswa.

Agar penilaian portofolio sebagai efektif, pendidik & siswa perlu memilih ruang lingkup penggunaan portofolio diantaranya sebagai berikut:

  1. Setiap peserta didik mempunyai dokumen portofolio sendiri yang memuat hasil berguru pada setiap mata pelajaran atau setiap kompetensi.
  2. Menentukan jenis hasil kerja/karya yang perlu dikumpulkan/ disimpan.
  3. Pendidik memberi catatan (umpan balik) berisi komentar dan masukan untuk ditindaklanjuti peserta didik.
  4. Peserta didik harus membaca catatan pendidik dengan kesa­ daran sendiri dan menindaklanjuti masukan pendidik untuk memperbaiki hasil karyanya.
  5. Catatan pendidik dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan peserta didik diberi tanggal, sehingga sanggup dilihat perkem­ bangan kemajuan berguru peserta didik.
Rambu-rambu penyusunan dokumen portofolio.

  1. Dokumen portofolio berupa karya/tugas peserta didik dalam periode tertentu, dikumpulkan dan dipakai oleh pendidik untuk mendeskripsikan capaian kompetensi keterampilan.
  2. Dokumen portofolio disertakan pada waktu penerimaan rapor kepada orangtua/wali peserta didik, sehingga mengetahui perkembangan berguru putera/puterinya. Orangtua/wali peserta didik diharapkan sanggup memberi komentar/catatan pada dokumen portofolio sebelum dikembalikan ke sekolah.
  3. Pendidik pada kelas berikutnya memakai portofolio sebagai informasi awal peserta didik yang bersangkutan.
E. Teknik lain

Untuk mengukur keterampilan dalam ranah berpikir abnormal (membaca, menulis, menyimak, dan menghitung) bisa digu? Nakan teknik lain menyerupai tes tertulis. Dalam mata pelajaran matematika atau IPA, misalnya siswa merampungkan duduk perkara yg terkait menggunakan konsep-konsep pada kedua mata pelajaran tersebut. Dalam mata pelajaran rumpun bahasa, murid menyusun banyak sekali jenis teks.

Itulah kiranya yang bisa kami sampaikan mengenai "Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017" biar bermanfaat.

Jika butuh Aplikasi Raport K13 SD sesuai dengan Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017 KLik DISINI

Butuh Panduan Penilaian K13 Revisi 2017 Sekolah Menengah Pertama KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar