5 Tari Tradisional Maluku | TradisiKita - Provinsi Maluku dikenal dengan destinasti wisata bawah maritim yang memperlihatkan pemandangan bawah maritim yang eksotis. Namun jangan salah Sobat Tradisi, selain dianugrahi keistimewaan dan keindahan alamnya, Maluku juga mempunyai aneka macam kesenian kawasan yang sanggup dibanggakan. Salah satunya yaitu tari tradisional.
Pada kesempatan ini kita akan mengenal beberapa tari tradisional Maluku yg cukup dikenal sang warga provinsi yg memberikanbukota pada Ambon ini.
Baik Sobat Tradisi, memberikankut yaitu daftar tari tradisional Maluku beserta gambar & penjelasannya :
Tari Tradisional Maluku
Tari Tradisional Maluku ke #1 : Tari Katreji
Tari Katreji termasuk tari pergaulan kawasan Maluku yang sering ditampilkan pada program peresmian pejabat di Maluku ibarat peresmian Kepala Desa, Bupati maupun Gubernur. Tarian ini dipercaya merupakan salah satu produk akulturasi budaya dari penjajah pada masa kemudian (Belanda dan Portugis) serta budaya lokal Maluku.
Perpaduan tadi masih nampak masih ada dalam arahan yang menggunakan bahasa Belanda maupun Portugis dan ragam surat keterangan mobilitas tariannya.
Tari Katreji dari Maluku ini diiringi oleh alat musik modern maupun alat musik tradisional Maluku yang terdiri dari Biola, Ukulele, suling bambu, gitar, tifa dan bas. Walaupun alunan musik yang dihasilkan ludang keringh pada nuansa eropa, namun tarian ini sudah menjadi bab dari Budaya Provinsi Maluku.
![]() |
| Tari Katreji |
Tari Tradisional Maluku ke #2 Tari Orlapei
Tarian Orlapei yaitu tarian tradisional Maluku yang dipertunjukan dalam rangka penyambutan para tamu kehormatan pada acara-acara Desa di Maluku. Tari Orlapei pada umumnya menggambarkan suasana hati yang gembira dari seluruh masyarakat terhadap kedatangan tamu kehormatan di Negeri/Desa-nya, dan menjadi ungkapan Selamat Datang.
Kombinasi referensi lantai & gerak dan rithem musik ludang keringh memperkuat ungkapan betapa semua warga Negeri/Desa setempat merasa sangat bahagia dengan tiba nya tamu kehormatan di Negeri/Desa mereka.
Tarian orlapei menggunakan properti ?Gaba-gaba? (bagian tangkai menurut pohon sagu/rumbia sebagai masakan spesial rakyat Maluku, & dalam dialek Maluku dianggap ?Jaga sagu?) Diiringi indera musik tradisional rakyat Maluku, yaitu : Tifa, Suling Bambu, Ukulele, & Gitar.

Tari Tradisional Maluku ke #3 Tari Saureka reka
Seperti halnya tari Orlapei, tari Saureka reka memakai properti gaba-gaba. Tarian Saureka-reka yang merupakan tari tradisional Maluku ini ibarat dengan permainan engklek namun mempunyai sedikit perbedaan yaitu apabila dalam permainan tradisional engklek sang pemain harus melompat dan dihentikan menginjak garis gambar, sedangkan pada tarian saureka-reka, pemain harus melompat menari mengikuti sekaligus menghindari hentakan gaba-gaba yang dimainkan oleh pemain lainnya.
Tari Saureka-reka biasanya terdiri berdasarkan 8 orang penari , terdiri menurut 4 orang pria yang bertugas menghentakan gaba-gaba dan 4 orang wanita yg menari diatara gaba-gaba mengikuti irama musik tradisional Maluku yg mengiringi tarian saureka-reka.
![]() |
| Tari Sanureka-reka |
Tari Tradisional Maluku ke #4 Tari Cakalele
Cakalele merupakan tarian perang asal dari Maluku yang dibawakan oleh pria dan wanita secara berpasangan. Tarian yang diiringi musik tifa (drum), suling, dan bia (kerang besar ) ini umumnya ditampilkan dalam rangka menyambut tamu atau pada seremoni adat.
Penari pria mengenakan sandang yg didominasi rona merah & kuning sembari membawa bendo & tameng (salawaku). Sedangkan penari wanita mengenakan sandang warna putih sambil menggenggam sapu tangan (lenso) di ke 2 tangannya.
![]() |
| Cakalele berdasarkan Maluku |
Tari Tradisional Maluku ke #lima Tari Lenso
Tarian tradisional ini adalah tari pergaulan & sangat serupa dengan kaum muda-mudi. Tarian Lenso yg pula acapkali dipentaskan pada Minahasa Sulawesi Utara ini seringkali dijadikan media untuk mencari pasangan hidup. Oleh karena itu, Tari Lenso (selendang) sering dipentaskan di keramaian ibarat acara penikahan atau tahun baru. Jumlah penarinya biasanya berjumlah 6 sampai 10 orang. Musik pengiringnya diantaranya tambur minahasa, suling, kolintang, & tetengkoren.

Demikian Sobat Tradisi, 5 tari tradisional Maluku yang sanggup kita ketahui bersama. Semoga memberi manfaat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar