Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Selatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Oktober 2021

Pakaian Adab Indonesia Bab 4

Pakaian Adat Indonesia Bagian 4 | TradisiKita - Pada kesempatan ini kita akan mengenal bermacam-macam pakaian adat Indonesia yang terdapat di Pulau Kalimantan. Seperti yang kita tahu bahwa Pulau Kalimantan yang masuk ke wilayah Indonesia terdiri dari Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

Penduduk orisinil Kalimantan ialah suku dayak yang terdiri dari aneka macam sub suku. Masing-masing sub suku tersebut mempunyai bermacam-macam adat dan budaya, tidak terkecuali kekhasan baju adat nya. Dan diberikut citra singkat mengenai baju adat Indonesia yang ada di Wilayah Pulau Kalimantan.

Pakaian Adat Kalimantan

Pakaian norma Kalimantan yang merupakan galat satu bentuk faktual peradaban dan kebudayaan suku Dayak pada Kalimantan ini cukup majemuk, yaitu :

1. Pakaian Adat Kalimantan Barat

Suku dayak yang terdapat pada Kalimantan Barat mempunyai sebutan yang unik yaitu King Baba dan King Bibinge. King dalam bahasa setempat berarti baju, sedangkan Baba artinya pria dan Bibinge berarti perempuan .

Uniknya, baju norma Kalimantan Barat ini dibentuk dari kulit kayu ampuro yg dipukul-pukul menggunakan palu bulat didalam air, sampai tersisa serat-seratnya saja.

Sesudah lentur, kulit tersebut lalu dijemur dan dihias menggunakan lukisan-lukisan etnik khas Dayak memakai materi pewarna alami. Olahan kulit kayu tersebut dibentuk sedemikian rupa sehingga seperti sandang yang mampu dipakai oleh pria dan perempuan menurut suku dayak pada Kalimantan Barat.

Untuk Sobat yg ingin mengenal baju adat Kalimantan Barat, mampu membaca artikelnya dari tautan ini.

2. Baju Adat Kalimantan Selatan

Beda di Kalimantan Barat, beda juga baju adat Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Selatan kita sanggup menemui 4 baju adat yang disebut dengan bagajah gamuling baular lulut , baamar galung pancaranan matahari , babaju kun galung pacinan dan babaju kubaya panjang. Setiap jenis baju adat Kalimantan Selatan tadi mempunyai fungsi tersendiri sehingga digunakan pada program adat tertentu.

Untuk Sobat yg ingin tau mirip apa ke 4 baju istiadat tersebut, silahkan baca artikelnya disini.

Tiga. Baju Adat Kalimantan Tengah

Suku dayak ngaju yang berada di Kalimantan Tengah merupakan sub etnis terbesar dari suku dayak yang ada khususnya di Provinsi yang diberibukota di Kota Palangkaraya.

Adapun baju adat Kalimantan Tengah yang adalah baju suku tata cara dayak ngaju terdiri berdasarkan beberapa jenis. Tetapi dalam ketika ini baju tata cara ini sudah sporadis & susah ditemukan sebab kemajuan teknologi yg memdiberikan kegampangan masyarakat mendapat baju terkini ketika ini.

Namun demikian kita masih sanggup mengetahui aneka macam baju adat Kalimantan Tengah tersebut berdasarkan beberapa asal yaitu baju sangkarut, upak nyamu, baju pawang, baju tenunan, anyaman tikar & baju berantai.

Seperti apa baju istiadat Kalimantan Tengah tadi? Simak dalam artikel ini.

4. Baju Adat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara

Kalimantan Utara adalah pemekaran dari Provinsi Kalimantan Timur. Makanya tidak heran apabila banyak norma istiadar, atau tradisi yang hampir sama. Tidak terkecuali dalam pakaian adatnya. Kalimantan Timur ataupun Kalimantan Utara yg penduduk aslinya merupakan suku dayak, memiliki beberapa macam baju tata cara.

Diantara baju adat di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur ini antara lain baju ta'a, sapei sapaq dan bulang kuurung. Nah mirip apa baju tersebut? Silahkan Sobat kunjungi halaman ini dan itu .

Demikian Sobat Tradisi, rangkuman beberapa baju adat dari Kalimantan yg menjadi rangkaian artikel mengenai pakaian adat Indonesia. Untuk Sobat tradisi yg ingin mengenal sandang tata cara lainnya di Indonesia, sanggup mengunjungi artikel baju tata cara, menurut link dibawah ini :

Bagian 1 |Bagian 2 |Bagian 3 |Bagian 4 |Bagian 5

Rabu, 06 Oktober 2021

4 Baju Sopan Santun Kalimantan Selatan, Klarifikasi Dan Gambarnya

4 Baju Adat Kalimantan Selatan, Penjelasan dan Gambarnya | TradisiKita - Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai penduduk orisinil suku Banjar. Adapun Suku Banjar sendiri terdiri dari 3 subetnis yaitu Pahuluan, Kuala dan Batang Banyu. Ketiga subetnis dari suku Banjar ini disebut dengan Orang Banua.

Orang Banua Kalimantan Selatan mempunyai bermacam-macam ada istiadat yang mencerminkan penilaian-penilaian budaya yang diturunkan dari nenek moyang mereka. Salah satu susila budaya yang masih dipertahankan oleh masyarakat Banjar yakni Baju Adat Kalimantan Selatan.

Pada dasarnya, masyarakat Banjar baik yang tinggal di kota maupun di pedesaan masih peduli dengan warisan budaya berupa pakaian adat. Hal ini diimplementasikan dalam pakaian susila yang dikenakan oleh pengantin. Baju pengantin atau Pakaian susila yang dikenal masyarakat Banjar terdiri dari 4 macam yaitu 3 baju susila orisinil dan 1 baju susila yang merupakan modifikasi di periode modern ini.

Keempat baju adat yang berasal dari Kalimantan Selatan tersebut diatas dikenal dengan nama ; Bagajah Gamuling Baular Lulut, Ba'amar Galung Pancaran Matahari ,Babajukun Galung Pacinan dan Babaju Kubaya Panjang.

Berikut ini penjelasan 4 Baju Adat Kalimantan Selatan beserta gambarnya :

4 Baju Adat Kalimantan Selatan :

1. Baju Adat Kalimantan Selatan Bagajah Gamuling Baular Lulut

Busana susila pengantin atau baju susila Kalimantan Selatan jenis bagajah gamuling baular lulut merupakan busana pengantin klasik yang berkembang semenjak zaman kerajaan Hindu di Kalimantan Selatan.

Ketidak ada yang kurangan kostum pengantin pria bagajah gamuling baular lulut terdiri atas baju poko berbentuk kemeja lengan pendek tanpa kerah, celana panjang yg dihiasi motif pucuk rebung berdasarkan manik-manik, tapih bermotif hewan halilipan, mahkota bundar berbentuk ular lidi yang melingkar dikepala, kalung samban, kilat pundak garuda mungkur paksi, pending emas menggunakan kepala motif gula kelapa serta keris pusaka spesial banjar berbentuk sempana.

Sedangkan ketidak terdapat yg kurangan busana pengantin perempuan yang adalah baju susila bagajah gamuling baular lulut terdiri atas kemben epilog dada, selendang, kayu apu pengikat pinggang, dan sarung panjang bermotif halilipan menjadi tapih. Tatanan rambutnya dibuat berbentuk sanggul dengan dihiasi mahkota dan kembang goyang dan kuncup bunga melati. Sebagai petidak terdapat yang kurang dikenakan pula bonel (anting beruntai panjang) kalung kebun raja, kalung samban pedaka, ikat pinggang, gelan tangan, cincin permata, gelang kaki, & selop sebagai ganjal kaki.

2. Baju Adat Kalimantan Selatan Ba'amar Galung Pancaran Matahari

Busana susila pengantin baamar galung pancaranan matahari di Kalimantan Barat telah berkembang semenjak munculnya efek agama Islam dan kerajaan Islam di Kalimantan Selatan.

Adapun Ketidak terdapat yg kurangan busana pengantin laki-laki dalam baju susila ba'amar galung pancaran surya terdiri atas laung atau destar, kemeja putih lengan panjang berenda, jas buka tanpa kancing, celana panjang, sarung sabuk serta tapih pendek bermotif spesial halilipan, tali wenang atau kain ikat pinggang berwarna kuning yg ditempatkan diatas sabuk, keris pusaka banjar berbentuk sempana, gelang kaki berbentuk akar tatau, & selop berhias sulaman benang emas & manik-manik sebagai ganjal kaki.

Kemudian buat ketidak terdapat yg kurangan pakaian pengantin perempuan pada pakaian susila ba'amar galung pancaran surya terdiri atas baju poko lengan pendek tanpa kerah, penutup dada, kayu apu sebagai penutup poko dan sarung, tapih atau sarung panjang bermotif khas halilipan, sanggul berbentuk bulan sabit yg dihiasi mahkota amar galung pancaran mentari , kembang goyang berumpun, serta sisir emas.

Busana wanita ditidak terdapat yg kurangi derhiasan pelengkap yg dikenakan diantaranya anting panjang, kalung cikak, kalung bentuk biji kurma, kalung kebun raja, ikat pinggang emas, kilat bahu, gelang tangan, cincin berbentuk pagar mayang, gelang kaki, dan selop bersulam benang emas menjadi penutup kaki.

3. Baju Adat Kalimantan Selatan Babaju Kun Galung Pacinan

Busana pengantin Kalimantan Selatan babaju kun galung pacinan tercipta dari akulturasi kebudayaan Banjar dengan kebudayaan Tiongkok. Sehingga tidak heran jikalau busana pacinan mempunyai bentuk yang seolah-olah dengan busana pengantin Betawi dan Semarang.

Ketidak terdapat yg kurangan kostum pengantin laki-laki terdiri atas baju gamis dan jubah, kopyah alpe berlilitkan surban dan dihias menggunakan untaian kuncup bunga melati, selempang serta ganjal kaki berupa selop yg dihiasi menggunakan sulaman benang emas. Dimasukkan juga penggunaan kalung rantai menurut emas dan permata, dan cincin bermata satu berdasarkan zamrud.

Sementara ketidak terdapat yg kurangan pakaian pengantin wanita babaju kun galung pacinan yaitu berupa kebaya lengan panjang berbentuk cheong sam yg dihiasi motif bunga teratai yang disulam menurut benang emas. Pemakaian kebaya ini dipadukan dengan rok akbar bertabur manik-manik yg dihiasi menggunakan sulaman motif cina. Bagian kepala dimasukkan penggunaan mahkota setengah lingkaran bertahtakan permata, kembang goyang, tusuk konde berbentuk abjad lam menggunakan permata kerikil mulia, serta tusuk konde berbentuk burung hong.

4. Baju Adat Kalimantan Selatan Babaju Kubaya Panjang

Jenis baju susila Kalimantan selatan yang disebut babaju kubaya panjang merupakan modifikasi dari baju susila Kalimantan Barat yang 3 diatas. Disebut dengan babaju kubaya panjang karena busana pengantin ini memakai kebaya panjang.

Masyarakat Kalimantan Selatan pula biasa menamakan jenis modifikasi berdasarkan kostum pengantin susila ini dengan nama baamar galung modifikasi

Demikian Sobat Tradisi, 4 baju susila Kalimantan Selatan yang sanggup kami sampaikan. Semoga memberi manfaat.

Referensi :

Gambar :  /search?q=pakaian-adat-kalimantan-selatan_24

Artikel :

  • https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2014/07/08/pakaian-adat-kalimantan-selatan/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Busana_Pengantin_Banjar