4 Pakaian Adat Lampung Beserta Gambarnya | TradisiKita - Makanan Khas Lampung nya, serta tentu saja Pakaian Adat Lampungnya.
Baju budpekerti Lampung dibedakan dalam sandang yg dipakai sehari-hari sang rakyat Lampung baik pemuda-pemudi juga orang cendekia balig cukup nalar serta sandang pengantin Lampung. Pada kesempatan ini, TradisiKita akan mencoba sharing liputan mengenai pakaian budpekerti Lampung bersama gambarnya. Barangkali Sobat Tradisi yg sedang mencari liputan mengenai sandang budpekerti Lampung atau Baju Pengantin Lampung bisa terbantu.
PAKAIAN ADAT LAMPUNG
![]() |
| Pakaian Adat Lampung | http://rinakafika.blogspot.co.id/ |
Biasanya kain tapis ini dipakai sebagai petidak ada yg kurang sandang budpekerti Lampung yg digunakan dalam saat tarian daerah Lampung.
Kain Tapis merupakan kain tradisional Lampung yang terkesan sangat megah dengan sulaman benang emasnya. Kain tapis ini biasanya diproduksi atau dibentuk dengan menggunakan alat tenun bukan mesin yang dikerjakan oleh wanita.
Biasanya kain tapis ini digunakan sebagai petidak ada yang kurang pakaian budpekerti Lampung yang digunakan pada ketika tarian kawasan Lampung.
Dalam keseharian pria Lampung menggunakan baju berbentuk teluk belanga belah buluh atau jas yang diklaim dengan kawai. Baju kawai ini terbuat dari materi kain tetoron atau belacu yang berwarna jelas.
Tetapi pada ketika ini pria Lampung banyak menggunakan kawai kemeja, yaitu baju kemeja menyerupai layaknya kemeja terkini.
Dalam keseharian pria Lampung menggunakan baju berbentuk teluk belanga belah buluh atau jas yang disebut dengan kawai. Baju kawai ini terbuat dari materi kain tetoron atau belacu yang berwarna terang.
Selain memakai baju dan kain / celana, lelaki Lampung juga mengikat kepalanya dengan kikat. Kikat adalah ikat ketua dengan materi berdasarkan kain batik. Jika digunakan dalam kerapatan norma dipadukan menggunakan baju teluk belanga dan kain.
Lelaki belia Lampung ludang keringh menyukai menggunakan kepiah/ketupung, yaitu tutup kepala berbentuk segi empat berwarna hitam terbuat berdasarkan kain tebal, apalagi jika ingin bertemu menggunakan gadis. Untuk mengiring pengantin dikenakan kekat akkin, yaitu destar dengan bab tepi dihias bunga-bunga berdasarkan benang emas dan bab tengah berhiaskan siger, serta pada salah satu sudutnya terdapat sulaman benang emas berupa bunga tanjung & bunga cengkeh.
selain menggunakan baju dan kain / celana, lelaki Lampung juga mengikat kepalanya dengan kikat. Kikat ialah ikat kepala dengan materi dari kain batik. Bila digunakan dalam kerapatan adat dipadukan dengan baju teluk belanga dan kain.
Lelaki muda Lampung ludang keringh menyukai menggunakan kepiah/ketupung, yaitu tutup kepala berbentuk segi empat berwarna hitam terbuat dari kain tebal, apalagi jikalau ingin bertemu dengan gadis. Untuk mengiring pengantin dikenakan kekat akkin, yaitu destar dengan bab tepi dihias bunga-bunga dari benang emas dan bab tengah berhiaskan siger, serta di salah satu sudutnya terdapat sulaman benang emas berupa bunga tanjung dan bunga cengkeh.
Sebagai epilog tubuh kaum wanita di Lampung menggunakan Badan mempelai dibungkus dengan sesapur, yaitu baju kurung bewarna putih atau baju yang tidak berangkai dalam sisinya dan di tepi bab bawah berhias uang perak yang digantungkan berangkai (rambai ringgit). Sebagai kainnya dikenakan kain tapis dewo sanow (kain tapis dewasana) digunakan oleh wanita pada ketika upacara akbar (begawi) menurut materi katun bersulam emas menggunakan motif tumpal atau pucuk rebung. Kain ini dibentuk beralaskan benang emas, hingga nir nampak kain dasarnya. Jika kain dasarnya masih nampak diklaim jung sarat. Jenis tapis dewasana adalah output tenunan sendiri, yg sekarang sangat jarang dibuat lagi. yg dianggap Lawai kurung yang mempunyai bentuk menyerupai baju kurung. Baju ini terbuat dari materi tipis atau sutra dan pada tepi muka serta lengan biasa dihiasi rajutan renda halus.
Kaum perempuan Lampung dalam kehidupan sehari-hari menggunakan kanduk/kakambut atau kudung sebagai epilog kepala yang dililitkan. Bahannya dari kain halus tipis atau sutera. Selain itu, kaum ibu kadangkadang menggunakannya sebagai kain pengendong anak kecil.
Untuk mengdatang i upacara tata cara, menyerupai perkawinan kaum wanita, baik yg gadis juga yang sudah kawin, menyanggul rambutnya (belatung buwok). Cara menyanggul menyerupai ini memerlukan rambut pemanis buat melilit rambut ash menggunakan pinjaman rajutan benang hitam halus. Kemudian rajutan tadi ditusuk menggunakan bunga kawat yang bisa bergerak-mobilitas (kembang goyang).
Sebagai kain dikenakan senjang atau cawol. Untuk mempererat ikatan kain (senjang) dan celana di pinggang pria digunakan bebet (ikat pinggang), sedangkan wanitanya menggunakan setagen. Pertidak ada yang kurangan lain yang dikenakan oleh pria Lampung ialah selikap, yaitu kain selendang yang digunakan untuk penahan kepanasan atau hambar yang dililitkan di leher. Pada waktu mandi di sungai, kain ini digunakan sebagai kain basahan. Selikap yang terbuat dari kain yang mahal digunakan ketika mengdatang i upacara budpekerti dan untuk melaksanakan ibadah ke masjid.
Para ibu muda dan pengantin gres pada mengdatang i upacara budpekerti mengenakan kain tapis bermotif dasar bergaris menurut materi katun bersulam benang emas dan kepingan kaca. Di bahunya tersampir tuguk jung sarat, yaitu selendang sutra bersulam benang emas dengan motif tumpal dan bunga tanjung. Selain itu, juga sanggup dikenakan selekap balak, yaitu selendang sutra disulam menggunakan emas dengan motif pucuk rebung, pada tengahnya bermotifkan siger yg di kelilingi bunga tanjung, bunga cengkeh & hiasan berupa ayam jantan.
Untuk memperindah dirinya digunakan banyak sekali asesoris terbuat dari emas. Selambok/rattai galah, yaitu kalung leher (monte) berangkai kecil-kecil ditidak ada yang kurangi dengan leontin berdasarkan kerikil permata yg ikat dengan emas. Kelai pungew, yaitu gelang yang digunakan di lengan kanan atau kiri, umumnya memiliki bentuk menyerupai tubuh ular (kalai ulai). Pada jari tengah atau rupawan dimemberikan cincin (alali) menurut emas, perak atau suasa dimemberikan mata menurut permata. Dikenakan juga kalai kukut, yaitu gelang kaki yang umumnya berbentuk tubuh ular melingkar dan bisa dirangkaikan. Kalai kukut ini dipakai sebagai pertidak ada yg kurangan sandang warga yang hidup di desa, kecuali ketika pulang ke ladang.
Di kepala mempelai wanita bertengger siger, yaitu mahkota berbentuk menyerupai tanduk dari lempengan kuningan yg ditatah hias bertitik-titik rangkaian bunga. Siger ini berlekuk ruji tajam berjumlah sembilan lekukan di depan dan pada belakang (siger tarub), yg setiap lekukannya dimemberikan hiasan bunga cemara dari kuningan (memberikanngin tumbuh). Puncak siger dimemberikan hiasan serenja bulan, yaitu kembang hias berupa mahkota berjumlah satu sampai 3 buah. Mahkota kecil ini mempunyai lengkungan pada bab bawah dan beruji tajam-tajam dalam bab atas serta berhiaskan bunga. Pada umumnya terbuat dari materi kuningan yg ditatah.
Baju budpekerti Lampung
Di kepala mempelai wanita bertengger siger, yaitu mahkota berbentuk menyerupai tanduk dari lempengan kuningan yg ditatah hias bertitik-titik rangkaian bunga. Siger ini berlekuk ruji tajam berjumlah sembilan lekukan di depan dan pada belakang (siger tarub), yg setiap lekukannya dimemberikan hiasan bunga cemara dari kuningan (memberikanngin tumbuh). Puncak siger dimemberikan hiasan serenja bulan, yaitu kembang hias berupa mahkota berjumlah satu sampai 3 buah. Mahkota kecil ini mempunyai lengkungan pada bab bawah dan beruji tajam-tajam dalam bab atas serta berhiaskan bunga. Pada umumnya terbuat dari materi kuningan yg ditatah.
Baju pengantin yang dikenakan oleh mempelai di Lampung mengenakan Badan mempelai dibungkus dengan sesapur, yaitu baju kurung bewarna putih atau baju yang tidak berangkai dalam sisinya dan di tepi bab bawah berhias uang perak yang digantungkan berangkai (rambai ringgit). Sebagai kainnya dikenakan kain tapis dewo sanow (kain tapis dewasana) digunakan oleh wanita pada ketika upacara akbar (begawi) menurut materi katun bersulam emas menggunakan motif tumpal atau pucuk rebung. Kain ini dibentuk beralaskan benang emas, hingga nir nampak kain dasarnya. Jika kain dasarnya masih nampak diklaim jung sarat. Jenis tapis dewasana adalah output tenunan sendiri, yg sekarang sangat jarang dibuat lagi. yang sangat mewah.Pakaian glamor dipenuhi dengan warna kuning keemasan sanggup dijumpai pada busana yang dikenakan pengantin kawasan Lampung. Mulai dari kepala hingga ke kaki terlihat warna kuning emas.Pinggang mempelai wanita dilingkari bulu serti, yaitu ikat pinggang yg terbuat dari kain beludru berlapis kain merah. Bagian atas ikat pinggang ini dijaitkan kuningan yang digunting berbentuk bundar & bertahtakan hiasan berupa bulatan kecil-kecil. Di bawah bulu serti dikenakan pending, yaitu ikat pinggang dari uang ringgitan Belanda dengan gambar ratu Wihelmina di bab atas.
Pada bab dada tergantung mulan temanggal, yaitu hiasan berdasarkan kuningan berbentuk menyerupai tanduk tanpa motif, hanya bertatah dasar. Kemudian dinar, yaitu uang Arab berdasarkan emas dimemberikan peniti digantungkan pada sesapur, tepatnya pada bab atas perut. Dikenakan juga buah jukum, yaitu hiasan berbentuk buah-butir kecil pada atas kain yg dirangkai sebagai untaian bunga dengan benang dijadikan kalung panjang. Biasanya kalung ini dipakai melingkar mulai menurut pundak ke bab perut sampai ke belakang.
Gelang burung, yaitu hiasan dari kuningan berbentuk burung bersayap yang diikatkan dalam lengan kiri & kanan, tepatnya pada bawah bahu. Di atasnya direkatkan bebe, yaitu sulaman kain halus yg berlubang-lubang. Sementara gelang kana, terbuat menurut kuningan berukir & gelang Arab, yg memiliki bentuk sedikit berbeda, dikenakan bahu-membahu pada lengan atas & bawah.
Mempelai pria mengenakan kopiyah mas sebagai mahkota. Bentuknya bulat ke atas dengan ujung beruji tajam. Bahannya berdasarkan kuningan bertahtakan hiasan karangan bunga. Badannya ditutup dengan sesapur warna putih berlengan panjang. Dipakai celanou (celana) panjang menggunakan rona sama menggunakan warna baju.
Pada pinggang dibalutkan tapis bersulam benang emas penuh diikat menggunakan pending. Bagian dada dilibatkan membangun silang limar, yaitu selendang berdasarkan sutra disulam benang emas penuh. Lengan dihias menggunakan gelang burung & gelang kana. Pertidak ada yg kurangan lain yang menghiasi tubuh sama menyerupai yang dikenakan oleh mempelai wanita. Kaki kedua mempelai dibungkus menggunakan selop beludru warna?Penopangrriasyusyaris.Com
Demikian sobat Tradisi, informasi tentang pakaian budpekerti Lampung bersama gambarnya supaya memberi manfaat.
Sumber :
![]() |
| Baju Pengantin Lampung | penopangrriasyusyaris.com |
Demikian sobat Tradisi, informasi mengenai pakaian budpekerti Lampung beserta gambarnya supaya memberi manfaat.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lampung


Tidak ada komentar:
Posting Komentar